Sabtu, 07 Juni 2025

 

Minggu, 10 Mei 2009

>Syukur di Hamparan Bumi Ilahi
Detik detik berdetak
Berdegup kencang
Berpeluh menetesi rangkaian massa….

Denyut denyut nadi
Berirama samba
Berlari menyusuri lorong lorong hidup……

Saat ini perjalanan dimulai
Saat tak kudengar sapa bundaku
Saat ini…saat Hamparan bumi membuatku tersedu

Ilahi ….yaa dzal jalaali wal ikram….
Indah nian bumiMu ini
Gambaran sempurna Lukisan yang nyata…..

Ya.. Rahman ya…Rahim…..
MakhlukMu bersujud bersembah diri
Bertasbih bersuci diri
Kala irama hidup ini menyentuh relung hati

Ya…Rahman ya…Rahim….
Di bukit ini…
Kami merenungi diri
Tak habis syukur mengukur diri
Tak lepas kata mengucap rasa
NikmatMu tak berbilang
Seperti FirmanMu …La….Tuhsuuha…..

Ya…Ghofuururr rahim…..…….
Ampuni kami dari lupa diri
Lupa saat kami berdiri
Lupa saat kami berlari
Lupa saat kusakiti ibu ibu kami
Lupa saat kau beri
Lupa berserah diri……

Ilahi…..
Kami tak ingin lupa lagi…….
Bekasi, 18 Desember 2008

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
 

Jumat, 07 Februari 2025

Bebaskan Palestina dari Penjajahan

Oleh Puji

Ratusan warga Jenin di Tepi Barat, Palestina terpaksa meninggalkan rumah mereka pada Kamis (23/1/2025) setelah pesan peringatan dari drone dengan pengeras suara menyuruh mereka untuk mengungsi. Adapun sejak dimulainya operasi, 12 warga Palestina dilaporkan tewas dan 40 lainnya terluka, menurut pejabat kesehatan Palestina ( https://www.cnbcindonesia.com/24/1/2025). 

Sungguh memprihatinkan kondisi kaum muslimin Palestina yang dijajah oleh Zionis Yahudi secara kejam dan brutal. Adanya eforia gencatan senjata terjadi di kalangan kaum muslimin. Secara nyata gencatan senjata itu tidak menghentikan adanya penjajahan Zionis Yahudi di kawasan wilayah Palestina. Hal ini terus berulang kali terjadi karena gencatan senjata itu hanya memberikan jeda waktu sementara kaum muslimin Palestina untuk bebas dari kejahatan dan kekejaman penjajahan Zionis Yahudi. 

Sungguh kejahatan dan kekejaman Zionis Yahudi itu sudah diluar batas kemanusiaan. Penderitaan kaum muslimin Palestina sudah sangat memprihatinkan dan perlu bantuan tentara negeri muslim lainnya untuk membebaskan dan mengusir entitas Yahudi dari tanah Palestina. Kita kaum muslimin di sini sangat malu kepada kesabaran, kekuatan iman dan Islam kaum muslimin Palestina yang tak kenal menyerah dan tidak putus asa dari rahmat Allah di tengah penderitaannya atas serangan brutal Zionis Yahudi. Bahkan ribuan anak Palestina kehilangan orang tua mereka yang terbunuh tentara Zionis Yahudi tapi mereka tetap tegar semangat untuk berjuang bebaskan Palestina dari penjajahan Zionis Yahudi. Apa yang akan kita katakan saat kaum muslimin Palestina memanggil kita aynal muslimun untuk membantu mereka berjuang bebaskan negeri mereka dengan mengusir Zionis Yahudi dari wilayah Palestina selamanya. 

Di tengah kehidupan negeri negeri kaum muslimin yang menggunakan sekularisme sebagai pedoman hidup itu menganggap Palestina bukan masalah penting. Pemimpin negeri negeri muslim tidak ada yang mengirimkan tentara terbaiknya untuk bantu bebaskan Palestina dari penjajahan Zionis Yahudi. Oleh karena itu, perlunya dakwah Islam  bahwa masalah Palestina itu juga masalah utama bagi kaum muslimin di seluruh dunia. Dimana, kaum muslimin itu laksana satu tubuh, jika ada salah satu bagian yang sakit maka semuanya akan merasakan sakit. Selain itu, perlunya dakwah Islam tentang ukhuwah Islamiyah dan persatuan kaum muslimin dalam satu kepemimpinan berdasarkan Islam dan Alquran untuk bisa bebaskan Palestina dari penjajahan Zionis Yahudi.

Dakwah Islam perlu kita lakukan agar umat Islam itu satu suara untuk melakukan seruan  bebaskan  Palestina dari penjajahan entitas Yahudi. Sebagaimana dalam Alquran

" Hai orang-orang yang beriman janganlah kamu mengambil orang orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin pemimpin (mu) : sebagian mereka adalah pemimpin bagi sebagian yang lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang orang yang zalim (QS. Al-Maidah ayat 51).